Unsafe Action pada Pekerja di PT Bone Perdana Konstruksi di Kecamatan Batui Selatan
Unsafe Action on Workers at PT Bone Perdana Konstruksi in Batui Selatan District
DOI:
https://doi.org/10.51888/jpmeo.v4i2.392Keywords:
Unsafe action, safety, unsafetyAbstract
Kecelakaan kerja umumnya disebabkan oleh unsafe action dan unsafe condition, yang masih sering terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan pemahaman pekerja terhadap prinsip keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran unsafe action pada pekerja PT Bone Perdana Konstruksi di Kecamatan Batui Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain deskriptif. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 pekerja bagian produksi, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan perilaku unsafe action pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja bekerja dengan kriteria aman (safety) yaitu sebanyak 41 orang (97,6%), sedangkan 1 orang (2,4%) masih menunjukkan perilaku unsafe action. Perilaku berisiko yang masih ditemukan antara lain bekerja secara terburu-buru dan merokok di area kerja. Disimpulkan bahwa penerapan keselamatan kerja di PT Bone Perdana Konstruksi tergolong baik, namun perusahaan perlu meningkatkan pengawasan dan manajemen kerja guna meminimalkan potensi unsafe action yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja.
Workplace accidents are generally caused by unsafe actions and unsafe conditions, which still frequently occur due to workers' lack of knowledge and understanding of occupational safety principles. This study aims to determine the description of unsafe actions among workers at PT Bone Perdana Konstruksi in Batui Selatan District. The type of research used is observational with a descriptive design. The population and sample in this study amounted to 42 production workers, with a total sampling technique. Data analysis was conducted univariately to describe the behavior of unsafe actions of workers. The results showed that most workers worked with safe criteria, namely 41 people (97.6%), while 1 person (2.4%) still exhibited unsafe actions. Risky behaviors that were still found included working in a hurry and smoking in the work area. It was concluded that the implementation of occupational safety at PT Bone Perdana Konstruksi was classified as good, but the company needs to improve work supervision and management to minimize the potential for unsafe actions that can cause workplace accidents.
References
Juniarsih, J., et al. (2023). Analisis unsafe action dan unsafe condition dengan kecelakaan kerja pada awak kapal penyeberangan Bira–Pamatata. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 251–264. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v4i1.330
Muhammad, M. (2020). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di sektor konstruksi.
Nunik, N. (2021). Analisis data kecelakaan kerja berdasarkan laporan BPJS Ketenagakerjaan.
Priyohadi, N. D., & Achmadiansyah, A. (2021). Hubungan faktor manajemen K3 dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja PT Pelabuhan Penajam Banua Taka. Jurnal Baruna Horizon, 4(1), 1–14.
Ramadhany, F. A., & Pristya, T. Y. R. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak selamat (unsafe act) pada pekerja di bagian produksi PT Lestari Banten Energi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(2), 199–205.
Ramdan, I. M., Handoko, H. N., & Mulawarman, F. K. M. U. (2016). Kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi informal di Kelurahan X Kota Samarinda. 12(1), 1–6.
Rizal, R., & Kir, K. (2021). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada praktik kerja las siswa kelas X program keahlian teknik kendaraan ringan SMK Tamansiswa Jetis Yogyakarta.
Sears, S. K., Sears, G. A., Clough, R. H., Rounds, J. L., & Segner, R. O. (2015). Construction project management (6th ed.). Wiley.
Silalahi, B., et al. (1995). Keselamatan dan kesehatan kerja.
Widyantoro, A. E., Syakur, A., & Wibowo, M. A. (2020). SOP safety induction di ruangan pertemuan berdasarkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja ISO 45001:2018. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v3i3.245
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Ni Komang Julianti, Fitrianty Sutadi Lanyumba, Bambang Dwicahya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
