Gambaran Sanitasi Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Bungin, Kecamatan Bokan Kepulauan
Overview of Basic Sanitation in the workin Area on the Bungin Public Health Center, Bokan Island Distric
DOI:
https://doi.org/10.51888/jpmeo.v4i2.395Keywords:
Sanitasi dasar, air bersih, jamban sehat, tempat sampah, SPALAbstract
Kondisi sanitasi dasar yang buruk di Indonesia masih menjadi permasalahan kesehatan, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Banggai Laut. Akses jamban sehat di Banggai Laut hanya mencapai 73% pada tahun 2023, dengan kondisi di wilayah kerja Puskesmas Bungin yang lebih memprihatinkan, ditunjukkan dengan cakupan SPAL yang memenuhi syarat hanya 0,04% dan ketersediaan tempat sampah hanya 7% (data Triwulan I tahun 2024).Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sanitasi dasar, meliputi ketersediaan dan kualitas air bersih, jamban, SPAL, dan tempat sampah di wilayah kerja Puskesmas Bungin, Kecamatan Bokan Kepulauan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah 2.170 rumah di wilayah kerja Puskesmas Bungin, dengan sampel sebanyak 326 rumah. Pengambilan data dilakukan dengan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder. Variabel yang diteliti mencakup gambaran sanitasi dasar yang meliputi air bersih, jamban sehat, Saluran Pembuangan Air Limbah, dan tempat sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran sanitasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Bungin secara keseluruhan tidak memenuhi syarat dengan persentase 100%. Meskipun ketersediaan dan kualitas fisik air bersih memenuhi syarat, namun kondisi jamban sehat yang memenuhi syarat hanya 54,9%, dan kondisi SPAL serta tempat sampah sebagian besar tidak memenuhi syarat. Kesimpulan penelitian ini adalah gambaran sanitasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan Tahun 2025 100% masih dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat. Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk menjadikan hasil ini sebagai acuan dalam upaya perbaikan sanitasi, serta meningkatkan edukasi masyarakat terkait kebersihan dan perilaku hidup sehat.
Poor basic sanitation conditions in Indonesia remain a health problem, including in Central Sulawesi Province and Banggai Laut Regency. Access to healthy latrines in Banggai Laut only reached 73% in 2023, with conditions in the Bungin Community Health Center working area being even more concerning, indicated by the coverage of SPAL that meets the requirements of only 0.04% and the availability of trash bins only 7% (data from the first quarter of 2024). This study aims to obtain an overview of basic sanitation, including the availability and quality of clean water, latrines, SPAL, and trash bins in the Bungin This study used a descriptive design with a quantitative approach. The study population was 2,170 houses in the Bungin Community Health Center work area, with a sample of 326 houses. Data collection was carried out using primary data through observation and interviews, as well as secondary data. The variables studied included a description of basic sanitation which includes clean water, healthy latrines, wastewater drainage channels, and trash cans. The results of the study indicate that the description of basic sanitation in the Bungin Community Health Center work area as a whole does not meet the requirements with a percentage of 100%. Although the availability and physical quality of clean water meet the requirements, the condition of healthy latrines that meet the requirements is only 54.9%, and the condition of SPAL and trash cans mostly do not meet the requirements. The conclusion of this study is that the description of basic sanitation in the Bungin Community Health Center work area, Bokan Kepulauan District, in 2025 is 100% still in the category of Not Meeting Requirements. It is recommended that the Health Office and Community Health Center use these results as a reference in efforts to improve sanitation, as well as increase public education regarding cleanliness and healthy living behavior.
References
Ardiata, I. W., Suryani, N. L. P., & Mahardika, I. K. (2022). Pengetahuan masyarakat tentang saluran pembuangan air limbah rumah tangga di Desa Basosol Kecamatan Liang. Jurnal Kesehatan Lingkungan.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2021). Pendataan keluarga tahun 2021 Kabupaten Banggai Laut. BKKBN.
Danaei, G., Andrews, K. G., Sudfeld, C. R., et al. (2016). Risk factors for childhood stunting in 137 developing countries: A comparative risk assessment analysis. PLoS Medicine.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Laut. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Banggai Laut tahun 2023. Banggai Laut.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. (2021). Profil kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021. Palu.
Elysia, V., & Resosudarmo, B. P. (2020). Water pollution and economic growth in Indonesia. Water Economics and Policy.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Strategi nasional percepatan penurunan stunting. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Status mutu air sungai Indonesia. Jakarta: KLHK.
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2020). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health.
Prüss-Ustün, A., Wolf, J., Bartram, J., et al. (2019). Burden of disease from inadequate water, sanitation and hygiene for selected adverse health outcomes. International Journal of Hygiene and Environmental Health.
Rahmawati, N., Widodo, A., & Kurniawan, B. (2021). Gambaran kualitas air bersih dan kepemilikan sarana sanitasi rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Kesehatan Lingkungan.
Sari, D. P., Handayani, D., & Pramudya, A. (2020). Pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pesisir. Jurnal Ilmu Lingkungan.
Suryani, D., Sutopo, & Nugroho, A. (2021). Sanitasi lingkungan dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Torlesse, H., Cronin, A. A., Sebayang, S. K., & Nandy, R. (2021). Determinants of stunting in Indonesian children. Maternal & Child Nutrition.
WHO. (2023). Progress on drinking water, sanitation and hygiene: 2023 update. Geneva: World Health Organization.
WHO & UNICEF. (2022). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000–2022. New York: UNICEF and World Health Organization.
Wilson, D. C., Rodic, L., Scheinberg, A., Velis, C. A., & Alabaster, G. (2015). Comparative analysis of solid waste management in 20 cities. Waste Management & Research.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Rida, Bambang Dwicahya, Yustiyanty Monoarfa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
